Vilas Sukma
Saya menulis untuk meninggalkan sejarah bukan sekedar kenangan dan nama di batu nisan. Ada sebuah pepatah "Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama." Artinya setiap orang yang sudah meninggal pasti akan dikenang sesuai dengan perbuatannya di dunia.
Saya berpikir bahwa ketika Tuhan memanggilku untuk pulang saya hanya ingin dikenang bukan hanya dari cerita orang-orang yang mengenalku juga dari sebuah nama di batu nisan. Saya menulis hanya ingin menceritakan apa yang pernah saya alami, sedang saya rasakan dan yang akan saya lakukan. Suka duka, pengalaman, hal atau peristiwa apapun di mana kita berada tulislah untuk kita tinggalkan sebelum kita meninggalkan dunia. Hal baik yang sederhana dan gratis dan dapat kita lakukan di manapun.
Saya pemula dalam tulis menulis dan bahkan apapun yang tertuang dalam halaman ini murni apa yang saya rasakan dan saya lakukan. Gejolak kehidupan yang pernah, sedang ataupun yang akan saya hadapi tertuang dalam tulisan ini. Maka dari itu, maafkan jika ada hal dalam tulisan ini memiliki banyak keluh yang membuat anda kurang nyaman dan kesah yang dapat memberikan motivasi bagi anda.
Saya berharap setiap halaman yang ada di sini dapat menenangkan jiwa saya dan dapat menghidupkan jiwa-jiwa yang sepi. Selain itu, tulisan ini dapat menceritakan perjalanan hidup saya untuk anda kenang. Selamat menikmati dan memetik hal baik dari setiap kesahnya serta memaknai dari setiap keluhnya.